Subscribe RSS
BURMA-INGRIS, 1886-1942 Oct 04

Kesalahan terbesar Ingris berkaitan dengan Burma adalah mengikatkan negeri itu kepada kerajaan India. Suatu hal yang biasa di lakukan dengan melihat bahwa setiap tingkat penaklukan disusun dan di laksanakan oleh pemerintah India..Tiga generasi di Irlandia baru bisa membuat orangg menjadi orang Irlandia. Mungkin ini sama dengan Burma. Lagi pula, pejabat-pejabat pemerintah Ingis yang mula-mula mengetahui bahwa satu-satunya cara yang efektif untuk mengerjakan segala sesuatunya dikerjakan menurut metode Burma.

Gabungan beraneka macam faktor membawa perubahan yang mendasar dalam masalah kenegaraan ini. Pertama proses standardisasi menurut model India mendapat benih-benih yang penting dari usaha-usaha yang harus dilakukan untuk menindas kekacauan setelah terjadi aneksasi tahun 1886. Problem yang penting setelah aneksasi itu adalah kekacauan, pasukan Burma tanpa memperdulikan perintah untuk menyerah kabur kehutan-hutan desa dengan semjatanya melakukan perang geriliya di daerah yang luas.

Tujuan asli Sir Charles Bernard digunakan untuk ini melalui wakil-wakil pribumi sesuai dengan metode-metode setempat. Tetapi penganti Bernard, Sun Charles Crosthwaite, yang datang dengan pikiran kuat dan pasti tentang pemerintahan India, dengan membawa konsep rencana yang telah siap untuk menjadikan desa, seperti di India sebagai basis dan politik sosial.Politik itu di jalankan dengan peraturan desa Burma Udik tahun 1887 dan undang-undang desa Burma tahun 1889, yang di perlakukan di seluruh negeri itu.

Kedua langkah ini memberikan tugas-tugas yang bersifat hukum yang hubungan dengan pemeliharaan keterlibatan dan pengumpulan pendapat atas kepala kampung dan desa.Promosi kepala komisaris tahun 1897 ketingkatan Letnan Jendral yang dibantu oleh sebuah Dewan Legislatif yang terdiri dari 9 orang angota yang di angkat, termasuk 5 orang anggotanya yang tidak resmi, merupakan permulaan, meskipun bujkan sebab, suatu perluasan luar biasa fungsi-fungsi pemerintah pelipat gandaan departemen-departeman baru yang berhubungan dengan kesejahteraan sosial.

Bertambahnya departemen-departemen khusus, yang mulai tahun 1899 dengan pembentukan departemen yang terpisah untuk mengambil alih pengelolaan penjara-penjara dari Inspector General Of Civil Hospitals.Tahun 1990 seorang Komisaris Stratis Settlements dan pendaftar-pendaftar tanah diangkat untuk lebih efesien mengenai masalah-masalah pajak pendapatan tanah. Dari tahun 1990 juga pengawasan yang lebih dekat dilakukan atas pendidikan twlah dilembangkan dan perluasan yang luar biasa pendidikan negeri telah dimulai.

Komite Disteri pedesaan, yang pertama kali dibentuk tahun 1884 juga atas permintaan pemerintah India, gagal agak lebih buruk sebagai suatu exsperimen pemerintahan sendiri. Pada tahun 1990 pembaruan-pembaruan  Minto-Moerley dalam pemerintahan India menambah besar Dewan Legislatif Burma dengan keangotaan sebesar 30 orang dengan sebagian besar non-official.

Tetapi laporan Monaque-Chelmsford hyang menjadi dasar undang-undang pemerintahan India tahun 1919 minta masalah Burma ditangukan dengan pertimbangan khusus, karena rakyatnya dari jenis bangsa yang berbeda, pada tingkatan perkembangan politik yang berbeda, dengan semuanya problemnya berbeda.Konperasi Meja Bundar Burma di adakan di London, antara November 1931 dan Januari 1932 untuk memebicarakan garis besar konsultasi untuk Burma berpisah dari India, agitasi di Burma sampai pada puncaknya dengan pembentukan sebuah Liga Anti Separasi yang mengusulkan untuk mengabungkan federasi India yang diajukan dengan pilihan pengunduran diri.

Kabinet dan parlemen Burma sekarang hampir memeliki kekuasaan yang lengkap atas masalah dalam negeri. Pemilihan umum pertama dengan semangat dilaksanakan. Dr.Ba.Maw menjadi perdana menteri pertama dan dia dengan temen-temenya dengan menjanjikan akan mengenai problema yang serius tentang kemunduran agraria, korupsi dan pemerintah desa.


Ingris telah berbuat lebih dahulu dibandingkan Belanda dalam mengenai masalah-masalah pendidikan pribumi Burma. Phayre sebagai komisaris pertama Burma-Inggris bertujuan membangun struktur pendidikan berdasarkan sekolah biara, yang seperti di Muangthai memberikan pendidikan dasar umum bagi anak-anak di seluruh negeri itu. Dan akhirnya sekolah biara di beri bantuan grant dan diawasi.

Pada abad XX makin bertambahnya permintaan akan sekolah menengah berbahasa Ingris menyebabkan kurangnya perhatian yang serius pada sekolah-sekolah biara dan pemusatan uasaha untuk melipat gandakan sekolah menegah.Di setiap negeri gerakan nasional mengejar aliran kemerdekaan sebagian besar. Secara praktis tidak ada penghubung antara pemimpin-pemimpin dalam suatu negeri dan pemimpin di luar negeri.









Category: Sejarah
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.