Subscribe RSS
Organisasi Taman Siswa: Sejarah dan Perkembangannya Feb 17

Sejarah Berdirinya Taman Siswa

Pada tanggal 3 Juli 1922 organisasi Taman Siswa dibangun sebab terdapatnya ketidakpuasan pada skema Pendidikan yang berada di waktu itu. Saat itu pemerintahan Belanda masih tetap kuasai Indonesia serta skema pendidikannya.

Pemerintahan Belanda tidak membebaskan semua rakyat Indonesia untuk bersekolah. Cuma anak bangsawan, konglomerat, serta kelompok raja saja yang bisa bersekolah. Walau sebenarnya, semua rakyat Indonesia begitu memerlukan pendidikan supaya bisa selekasnya merdeka serta bebas dari penjajahan.

Taman Siswa dibangun untuk memperkenalkan pendidikan pada penduduk Indonesia supaya jadi bangsa yang merdeka. Perguruan Taman Siswa berkembang sampai tercipta Taman Indriya menjadi sekolah untuk taman kanak-kanak serta Perguruan Tinggi Sarjanawiyata Taman Siswa.

Tokoh Pendiri Taman Siswa

Pendiri organisasi Taman Siswa ialah R.M. Soewani Soeryaningrat atau yang seringkali kita ucap dengan Ki Hajar Dewantoro. Ia ialah tokoh bangsawan yang pada saat itu jadi pencetus organisasi pendidikan pertama di Indonesia.

Ki Hajar Dewantara yang dulunya sempat jadi wartawan serta aktif dalam dunia politik diketahui menjadi figur bangsawan yang mempunyai pemikiran jauh ke depan. Ia aktif menjadi penulis yang mempunyai kebudayaan tinggi serta begitu terpacu untuk berskolah di Belanda.

Pada tahun 1919 sesudah pulang dari Belanda, Ki Hajar Dewantara dengan teman-temannya membuat pertemuan di halaman tempat tinggalnya. Halaman rumah itu sekarang jadi pendopo Taman Siswa di Yogyakarta.

Waktu itu ki hajar Dewantara ditunjuk menjadi pemimpin sisi pendidikan untuk anak-anak serta remaja serta temannya Ki Ageng Suryomentaram ditunjuk menjadi pimpinan sisi pendidikan untuk umur dewasa.

Lantas tanggal 3 Juli 1922, Ki Hajar Dewantara, Pronowidigdo, serta teman-temannya yang lainnya mengungumkan berdirinya Perguruan Nasional Taman Siswa yang ada di Yogyakarta.

Semboyan Taman Siswa

Semboyan untuk beberapa guru dalam mengajar di Taman Siswa :

ing ngarsa sung tulada (di depan memberi teladan),
ing madya mangun karsa (di tengah membangun kemauan/inisiatif),
tut wuri handayani (dari belakang mendukung).

Semboyan yang ke-3 sangat kita kenal menjadi jargon sekolah di Indonesia.

Panji Tamansiswa

  1. Bentuk
    Berupa perisai dengan ukuran lebar dibanding panjang 2:3. Dibagian bawah, mulai batas 2/3 dari atas melengkung.
  2. Isi
    -lambang Tamansiswa;
    -suci Tata Ngesti Tunggal;
    -tahun masehi 1922 serta hiasannya.
  3. Warna
    Mempunyai warna basic hijau. Simbol Tamansiswa, tulisan, angka, hiasan serta rumbainya berwarna kuning emas.
  4. Makna warna
    -kuning emas= sinar, cemerlang, harapan mulia;
    -hijau : keinginan, tetap berkembang, pendidikan.
  5. Ukuran Baku
    Seputar 50×75 cm, untuk kepentingan lainnya ukuran berbanding 2:3.

Nah Itulah pembahasan secara singkat mengenai sejarah organisasi taman siswa atau sekolah taman siswa.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Sekolah_Taman_Siswa

Category: Uncategorized
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.